dari Pembuatan Keputusan

 

1.Pengertian masalah.

a) masalah adalah sesuatu “hal” atau kejadian yang membuat ‘langkah” kita terhenti untuk beberapa waktu dan harus diselesaikan untuk meneruskan “langkah” kita, jika kita tidak dapat menyelesaikannya amak kita punya tiga pilihan yaitu berhenti selamanya, berbalik arah atau mencari jalan yang lain.

b) Masalah adalah sebuah pintu kecil menuju jalan untuk mendapatkan pintu yang lebih besar, dalam arti masalah sebuah tahapan kecil menuju kekuatan yang lebih besar. Tanpa masalah anda tidak akan pernah mendapat keberhasilan, bahkan hidup didunia ini pun sebagai hadiah yang perlu diterima

contoh :

apabila kita bangun tidak sesuai dengan waktu yang diharapkan, tentu saja hal itu akan menjadi masalah, akan datang serangkaian masalah yang tidak terduga (unpredictable)

persiapkanlah diri dari segala hal….ok

2. Pengertian keputusan.

a) Secara umum.

Keputusan adalah suatu pilihan dari strategis tindakan.

b) Menurut para ahli:

  • Menurut Churchman, Pengambilan keputusan merupakan aktivitas manajemen berupa pemilihan tindakan dari sekumpulan alternatif yang telah dirumuskan sebelumnya untuk memecahkan suatu masalah atau suatu konflik dalam manajemen.
  • Menurut Fishburn, Keputusan adalah suatu pilihan tentang suatu bagian tindakan.
  • Menurut Burch dan Starter, Keputusan adalah suatu pilihan yang mengarah kepada tujuan yang dinginkan atau Keputusan adalah aktivitas pemilihan tindakan dari sekumpulan alternatif untuk memecahkan suatu masalah.

contoh:

Suatu perusahaan memutuskan untuk meningkatkan gaji karyawan menjadi standard gaji yang tertinggi untuk perusahaan sejenis dengan harapan kinerja karyawan akan meningkat melebihi biaya yang timbul akibat keputusan ini. Alih-alih kinerja perusahaan meningkat lebih besar, perusahaan ini malah kesulitan meningkatkan kinerja karena beban SDM yang sangat berat, sehingga terpaksa pada periode kepemimpinan direksi berikutnya dilakukan “penyesuaian” -pinjam istilah yang sering digunakan pemerintah orde baru- gaji karyawan, yaitu “take home pay” berfluktuasi dengan kinerja karyawan yang bersangkutan.pasti keputusan yang tidak populis ini pada awalnya menuai pro dan kontra serta,sempat membuat demotivasi karyawan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: