Reconceptualising the school?

Apa yang sebenarnya terjadi di dalam dunia pendidikan Indonesia ini?

tentu saja penulisan artikel yang saya coba belajar buat ini ada latar belakangnya…hohohoo

Dilihat pada fakta, telah banyak sekali perubahan di dalam teori administrasi pendidikan sudah banyak  teori yang mutakhir selama bertahun-tahun ini dan disana juga terdapat perhatian yang sangat kuat sekali untuk mengarah kepada perbaikan pada pengoperasian di sekolah-sekolah untuk membuat sekolah lebih efisien, lebih efektif dan “unggul”, hal itu akan sangat mengagumkan apabila arahnya kita bisa menciptakan sekolah-sekolah yang dialami tidak seperti yang  pada saat transformasi yang bersamaan.

Sekolah akan menjadi tempat yang sangat berbeda tempat yang lebih baik, peranan sekolah pertumbuhan praktiknya akan lebih kompleks yakni sebagai tempat para murid, para guru dan para orang tua murid yang akan menjadi lebih jelas dalam mengekspresikan minat mereka. Pertanyaan yang dialamatkan saat dimuka (pembukaan) dari kejadian yang banyak terjadi untuk menyusun kembali dari system sekolah tersebut. Kemudian apakah sekolah itu sudah benar-benar cup berubahnya tersebut?. Seberapa baikkah mereka menjaga kenyamanan dengan harapan masyarakat? Seberapa baikkah yang mereka tampilkan ? dan apakah mereka itu mengklaimnya?  Apakah sekolah jadi terbelenggu oleh kendala sistemik dan sikap tradisional yang benar-benar unggul siswa-pusat (siswa sebagai pusatnya)  pendidikan adalah merupakan pencegahan  dari  apa yang sedang terjadi ?

Apa alasannya yang menjadi meresahkan? Ketika ditanyakan mengenai sebuah keputusan untuk menggerakan anak-anak mereka dari satu sekolah ke sekolah yang lain, para orangtua berkecenderungan untuk memutuskan aksi mereka itu oleh sebuah kutipan kombinasi dari berbagai faktor hanya beberapa dari mereka yang bisa langsung menempuh jalur “akademik”  dalam sebuah rasa yang kejam dari perkataan. Banyak orangtua ketika mengakui begitu pentingnya standard akademik itu dan begitu banyaknya penawaran atau peluang, yang menganggap bahwa sekolah itu seharusnya sangat banyak memberikan pendidikan bukanh hanya saja dalam hal perkembangan intelektualnya saja. Komponen-komponen yang mempromosikan pertumbuhan perseorangan dan yang mereka cari, mencakupi sebagai berikut:

  • Peningkatan level dari kegiatan ekstra-kurikulum
  • Lebih memperlebarkan kurikulum dasar yang formal
  • Lebih mengefektifkan lagi perijinan yang dianggap mengganggu dalam berperilaku
  • Stabilitas yang lebih besar lagi dalam penstaffan
  • Fasilitas psikologis dan struktur-struktur dukungan social
  • Sebuah pemantauan kepercayaan dan standard tekanan moral
  • Dan kesaksian yang otentik yang perduli untuk setiap anak, untuk standard kinerja dan lain-lainnya (Millikan, 1986:39-52).

Mengenai reconceptualising the school/pengonsepan ulang sebuah sekolah:

Di Indonesia yang dinamakan sekolah secara jenjang itu ada 3:

1)      Sekolah Dasar(SD) (Pendidikan Dasar),

2)      Sekolah Mengah Pertama(SMP) dan Sekolah Menengah Atas(SMA) (Pendidikan Menengah), dan

3)       Perguruan tinggi (Pendidikan Tinggi)

Banyak sekali sekolah di Indonesia juga yang kurang mengena terhadap acuan dari adanya sekolah itu sendiri, seperti yang ada salah satu pembahasan dari bab in yaitu mengenai harapan untuk sekolah, disana terdapat banyak sekali harapan dari berbagai kalangan masyarakat, terutama para orang tua murid yang mengharapkan sekolah itu bukan hanya bisa mengembangkan anak dari sisi intelektualnya saja, tetapi mengharapkan berbagai macam pertumbuhan yang lainnya juga dari sisi moral maupun budi-pekerti. Pada kenyataannya di Indonesia ini banyak sekali sekolah yang tak sesuai dengan apa yang diharapkan, dan pada kenyataannya sekolah tersebut terus saja berjalan tanpa adanya pengonsepan ulang dari sebuah sekolah tersebut, sedangkan sekolah itu harus bisa menjadi tempat yang lebih baik untuk belajar. Di lihat dari sisi itu bisa dilihat bahwa begitu lemahnya pendidikan di Indonesia ini.

 

 apa yang seharusnya dilakukan oleh kita sebagai kaum intelektual?, sebagai agen perubah?

Persiapkan diri dengan berbagai kompetensi yang mumpuni untuk bisa merubah paradigma yang ada di dalam dunia pendidikan Indonesia ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: